Keterkaitan 3 Pengertian Tersebut?
           Penduduk, masyarakat dan kebudayaan mempunyai hubungan yang erat antara satu sama lainnya.
  • penduduk adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
  • masyarakat merupakan sekumpulan penduduk yang saling berinteraksi dalam suatu wilayah tertentu dan terikat oleh peraturan – peraturan yang berlaku di dalam wilayah tersebut. Masyarakat tersebutlah yang menciptakan dan melestarikan kebudayaan; baik yang mereka dapat dari nenek moyang mereka ataupun kebudayaan baru yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.
  • Kebudayaan sendiri berarti hasil karya manusia untuk melangsungkan ataupun melengkapi kebutuhan hidupnya yang kemudian menjadi sesuatu yang melekat dan menjadi ciri khas dari pada manusia ( masyarakat ) tersebut.
  • Pertambahan / pengurangan penduduk di pengaruhi oleh 3 faktor :
  1. Kematian ( Mortalitas )
  2. Kelahiran ( Fertilitas )
  3. Migrasi
  • Migrasi terdiri dari 2 macam :
  1. emigrasi = migrasi ke luar
  2. migrasi = migrasi masuk
  • migrasi menuruut lokasi ada 3 macam (untuk bertempat tinggal tetap) :
  1. emigrasi/migrasi –> perpindahan antar negara
  2. transmigrasi –> perpindahan antar pulau dalam satu negara
  3. urbanisasi –> perpindahan dari desa ke kota
  • Macam-macam transmigrasi :
  1. transmigrasi umum
  2. transmigrasi spontan
  3. transmigrasi sektoral
  4. transmigrasi ABRI
  5. transmigrasi bedol desa

KEBUDAYAAN

Kebudayaan adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.

kebudayaan meliputi semua hasil cipta, rasa, karsa, dan karya manusia baik yang material (berjuwud benda, barang, dan alat) maupun non material (kebiasaan, adat-istiadat, kesusilaan, ilmu pengetahuan, keyakinan, keagamaan)

  • 3 wujud kebudayaan:
  1. ide, gagasan, nilai-nilai, norma, peraturan
  2. kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat
  3. wujud benda-benda hasil karya manusia
  • unsur-unsur kebudayaan:
  1. sistem religi dan upacara keagamaan
  2. sistem dan organisasi masyarakat
  3. sistem pengetahuan
  4. bahasa
  5. kesenian
  6. sistem mata pencaharian hidup
  7. sistem teknologi dan peralatan

asosiasi –> pandangan terhadap suatu peng-grup-an yang terorganisir (menunjukkan secara keanggotaan)

institusi –> pandangan terhadap suatu bentuk prosedur(menunjukkan bagaimana cara berbuat)

  • Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 (empat) jenis faktor, yakni antara lain :

1. Faktor Ekonomi : Kemiskinan, pengangguran, dll.
2. Faktor Budaya : Perceraian, kenakalan remaja, dll.
3. Faktor Biologis : Penyakit menular, keracunan makanan, dsb.
4. Faktor Psikologis : penyakit syaraf, aliran sesat, dsb. 

  • Macam Norma Menurut Kekuatan Pengikatnya

1.Cara (usage)

Norma ini kekuatan mengikatnya lemah, pelanggar tidak akan menerima hukuman tetapi hanya celaan. Cara adalah suatu bentuk perbuatan tertentu yang dilakukan individu dalam suatu masyarakat tetapi tidak secara terus-menerus.

Contoh: cara makan yang wajar dan baik apabila tidak mengeluarkan suara seperti hewan.

2.Kebiasaan (Folkways)

Kebiasaan merupakan suatu bentuk perbuatan berulang-ulang dengan bentuk yang sama yang dilakukan secara sadar dan mempunyai tujuan-tujuan jelas dan dianggap baik dan benar.

Contoh: Memberi hadiah kepada orang-orang yang berprestasi dalam suatu kegiatan atau kedudukan, memakai baju yang bagus pada waktu pesta, berjalan kaki disebelah kiri dan lain sebagainya.

3.Tata kelakuan (Mores)

Tata kelakuan adalah sekumpulan perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup dari sekelompok manusia yang dilakukan secara sadar guna melaksanakan pengawasan oleh sekelompok masyarakat terhadap anggota-anggotanya. Dalam tata kelakuan terdapat unsur memaksa atau melarang suatu perbuatan.

Contoh: Melarang pembunuhan, pemerkosaan, atau menikahi saudara kandung.

4.Adat istiadat (Custom)

Adat istiadat adalah kumpulan tata kelakuan yang paling tinggi kedudukannya karena bersifat kekal dan terintegrasi sangat kuat terhadap masyarakat yang memilikinya.

  • Dr. Koentjaraningrat  membagi lembaga sosial/pranata-pranata kemasyarakatan menjadi 8 macam  yaitu :
  1. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan atau domestic institutions
  2. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup ( economic institutions)
  3. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institution)
  4. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions)
  5. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah, menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic anda recreational institutions)
  6. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions)
  7. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutios)
  8. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions)